Evalina Aimau berumur 6 Tahun Meningal Dunia Akibat Kejahatan Terroristme TNI-POLRI di Kabupaten Maybrat

SEORANG ANAK PENGUNGSIAN DIMAYBRAT MENINGGAL DUNIA

Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM per 12 November 2021
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM telah terima laporan resmi Dari Panglima TPNPB Kodap IV Sorong Selatan bahwa seorang anak Pengungsi Maybrat telah meninggal dunia akibat kekurangan pangan Dan pengobatan, Dan dengan melihat kondisi ini maka Kami mendesak Intervensi kemanusiaan harus dilakukan oleh badan Organisasi PBB Yang kerja Di bidang kemanusiaan.



Untuk mengetahui info lebih lengkap silakan ikuti laporan resmi Dari Pimpinan TPNPB Kodap IV Sorong Selatan dibawah ini!

Pada hari selasa tanggal 09 november 202
Rakyat Maybrat mengalami musibah dititik pengungsian telah dipanggil pulang kerumah bapa disorga ,anak ,om ,cucu kami EVALINA AIMAU umur 06 tahun pada hari selasa 09 november 2021.

Kronologis :


Anak ,om,cucu kami EVALINA AIMAU mengalami dari tanggal 04 -08 november 2021 dititik pengungsian ditengah hutan rimba ,orangtuanya berusaha bawa keluar untuk pengobatan tapi keluar mau lewat mana jalan keluar dari jalur Aifat semua sudah dijaga ketat oleh aparat keamanan TNI /POLRI .kemarin hari sabtu tanggal 06 november 2021 orangtua dari anak almarhuma EVALINA AIMAU antar keluar lewat jalan hutan tembus ibu kota maybrat dengan tujuan ambil obat atau berobat ,namun sampai di kumurkek anak EVALINA AIMAU menghembuskan nafas terakhir jam 10 malam waktu papua barat

Di media lokal , nasional ,pemerintah maybrat bilang aman ,tapi kenyataan yang rakyat maybrat mengalami di lapangan pengungsian sudah jelas bahwa rakyat maybrat tidak bisa beraktifitas dengan normal.
MOHON ADVOKASI.

Demikian laporan kematian anak Pengungsi Maybrat, Dan Kami Mohon Intervensi kemanusiaan oleh Panitia Palang Merah Internasional Yang berkantor Di Swiss segera kirim Tim kemanusiaan melalu Kantor regional Di Thailand Dan Indonesi.

Dalam hal ini tindak emergency kemanusiaan harus segera dilakukan Demi selamatkan masyarakat civil Yang terjebak Di konflik bersenjata anatara Pasukan TPNPB Dan pasukan Teroris yaitu TNI Polri.

Intervensi kemanusiaan harus dilakukan oleh badan Organisasi PBB, Karena ini akibat konflik bersenjata kategori Internasional.

Diteruskan kepada semua pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB OPM Sebby Sambom, Dan Terima kasih atas kerja Sama Yang baik.

Facebook Comments Box