Ketua OPM Jeffrey Bomanak Mengundang Ketua ULMWP Benny Wenda Diskusi Soal Papua

Jeffrey Bomanak (tengah) menerima mandat Kepemimpinan OPM dari Jacob H Prai (Kanan) dan Geradus Thommey (Kiri).@WPNewsOrg

Westpapuanews.Org, VICTORIA — Ketua Organisasi Papua Merdeka (OPM) Jeffrey Bomanak mengatakan pihaknya mengundang Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda untuk berdiskusi dalam sebuah teleconferens yang akan disiarkan secara online.

“Undangan kami kepada tuan Benny Wenda adalah undangan terhormat atas dasar masukan semua pilar perjuangan bangsa Papua termasuk semua pendukung Papua Merdeka di dalam negeri maupun luar negeri dan yang paling utama adalah masukan dari rakyat Papua,” kata Bomanak kepada Westpapuanews.Org, Senin (27/07/2020) sore.

Menurut Bomanak, undangan diskusi ini bertujuan mengklarifikasi semua kecurigaan selama ini yang dibangun pihak musuh, lawan politik, bahkan kawan politik, seakan-akan ada masalah besar antara OPM dan sayap militernya TPNPB dengan ULMWP.

Dikatannya, Agenda (diskusi) teleconferens yang dipilih adalah penyelesaian masalah perjuangan bangsa Papua melalui jalur Negosiasi Internasional dan Referendum.

“Saya berharap Ketua ULMWP Benny Wenda akan menjelaskan cikal bakal Referendum termasuk petisi dan lain-lain berdasarkan prosedur internasional dan juga isu-isu lainnya yang nanti kami tanyakan,” kata Bomanak.

Menurut Bomanak, pihaknya siap dan akan menjelaskan platform Internasional OPM soal perundingan internasional yang akan dia pimpin menuju sebuah penyelesaian perjuangan bangsa Papua.

“Hal ini memerlukan transparansi agar rakyat Papua tidak keliru mau di bawa kemana, maka itu kami sangat menghargai aspirasi rakyat karena rakyat-lah yang memiliki kedaulatan tertinggi, kami hanyalah hamba rakyat Papua, maka itu di hadapan Tuhan dan pengorbanan rakyat Papua, kami akan mengundang Saudara Benny Wenda untuk bersama OPM berdiskusi dalam sebuah teleconferens,” papar Bomanak.

“Jika undangan diterima oleh Benny Wenda”, Bomanak menekankan, “maka itu sangat berarti bagi seluruh rakyat Papua, namun jika tidak diterima maka itu akan menjadi penilaian khusus bagi seluruh rakyat Papua”.

Bomanak menandaskan, dirinya sebagai Pemimpin OPM sangat menghargai tangisan, masukan, kerinduan, bahkan siap menerima kritikan dari rakyat Papua. “Kami siap terima karena rakyat Papua memiliki kedaulatan tertinggi atas perjuangan bangsa Papua,” ucapnya.

Teleconferens ini direncanakan akan difasilitasi oleh Moderator OPM Lewis Prai dan akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Perancis oleh Leonie Tanggahma. Akan hadir pula senior dan penasehat OPM Henk Rumbewas.□

Facebook Comments