Brigjen TPNPB Ayub Waker Nyatakan Akan Serang PT Freeport

Panglima TPNPB Kodap VIII Kemabu Intan Jaya Brigjen Ayub Waker bersama Staf dan Pasukannya.@TPNPB

Westpapuanews.Org, KEMABU, INTAN JAYA — Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) KODAP VIII Intan Jaya Brigjen Ayub Waker menyatakan pihaknya akan segera melakukan penyerangan terhadap PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Mimika, Papua. Pernyataan ini tertuang dalam Siaran Pers KOMNAS TPNPB-OPM dan rillis video yang dikirim ke Westpapuanews.Org melalui Surat Elektronik, Senin (06/05/2019) kemarin.

“Semua yang ingin merdeka, kita bersatu merebut (kembali) tanah Papua, satukan semua kekuatan senjata, kita perang di areal PT Freeport, perang… perang… perang… sampai Papua Merdeka,” kata Brigjen Ayub Waker dalam bahasa Lani.

Ultimatum perang ini dikeluarkan melalui rekaman video dari Markas KODAP VIII Kemabu Intan Jaya per tanggal 10 April 2019 setelah Brigjen Ayub Waker menerima SK, Tongkat Komando dan Cap dari utusan khusus Markas Pusat TPNPB.

Lebih lanjut, Brigjen Ayub Waker mengatakan, apa yang dia tunggu selama ini yaitu SK, Tongkat Komando dan Cap dari Markas Pusat sekarang sudah dia terima maka dirinya mengumumkan perintah perang.

Brigjen Ayub Waker juga mengungkapkan fakta, mereka adalah yang tersisa dari operasi tumpas yang pernah digelar oleh Prabowo Subianto di Mapenduma dan sekitarnya pada pertengahan dekade 1990-an.

Panglima TPNPB Kodap VIII Kemabu Intan Jaya Brigjen Ayub Waker menyatakan akan segera menyerang PT Freeport Indonesia di Tembagapura.@Sebby Sambom

Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom ketika dihubungi media ini membenarkan rencana penyerangan terhadap PT Freeport di Tembagapura.

“Ini pernyataan resmi yang dikeluarkan terbuka kepada Pemerintah Republik Indonesia, agar Pemerintah Republik Indonesia dapat mengetahui bahwa Brigjen Ayub Waker telah mengeluarkan perintah untuk melakukan serangan terhadap PT Freeport Indonesia di Tembagapura Papua,” jelas Sebby Sambom.

Menurut Sebby Sambom, TPNPB menginginkan aktivitas pertambangan emas di Tembagapura harus dihentikan sebelum Indonesia melaksanakan tuntutan TPNPB yaitu Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Bangsa Papua.

Dia mengatakan, sebelum tujuan TPNPB untuk kemerdekaan bangsa Papua terwujud maka perang tidak akan pernah berhenti dan jika sampai Indonesia tidak inginkan Kemerdekaan Papua maka TPNPB siap berperang sampai dunia kiamat.

Sebby Sambom menjelaskan, Brigjen Ayub Waker adalah Panglima KODAP VIII Intan Jaya yang bermarkas di Kemabu dengan wilayah operasi meliputi kawasan Tembagapura.

Dijelaskan lebih lanjut, Brigjen Ayub Waker telah lama memimpin pasukannya melakukan serangan terhadap militer Indonesia di wilayah Tembagapura, Papua. Serangan pasukan Brigjen Ayub Waker antara tahun 2012-2018 telah menewaskan dan mencederai puluhan personil Tentara dan Polisi Indonesia.□

Facebook Comments