Cuba Akan Diserang ExxonMobile, Militan Papua Internasional Nyatakan Solidaritas

Solidaritas Aktivis Militan Papua Internasional untuk Cuba di depan Kantor Esso, Anak Perusahaan ExxonMobile di London. Aksi ini digelar oleh Revolutionary Communist Group.@WPNewsOrg

Westpapuanews.Org, LONDON, UNITED KINGDOM — Aktivis Militan Papua Internasional Serogo Tabuni menyatakan solidaritas untuk rakyat Cuba dalam aksi Revolutionary Communist Group (RCG) mengutuk keputusan ExxonMobile, sebuah korporasi minyak milik Imperialis Amerika yang bermarkas di Texas yang akan mengajukan tuntutan hukum terhadap perusahan minyak milik negara Cuba.

Aksi RCG digelar di depan Kantor Perusahaan Minyak Esso (Kongsi ExxonMobile) di Park Lane, London, Sabtu (20/07/2019) kemarin.

Serogo Tabuni kepada Westpapuanews.Org mengatakan, aksi yang digelar RCG merupakan protes atas keputusan perusahaan minyak AS ExxonMobile untuk menuntut Kuba, setelah pengaktifan kembali Titel III dari Helms-Burton Act oleh Presiden Donald Trump pada Mei lalu.

ExxonMobile berniat menuntut perusahaan negara Cuba Cimex dan Cubapetroleo SA, sejalan dengan keputusan Trump untuk mengizinkan warga Amerika yang propertinya dinasionalisasi oleh Fidel Castro setelah kemenangan Revolusi Cuba 1959 mengajukan tuntutan ke pengadilan untuk mendapat kompensasi,” kata Serogo.

Serogo menambahkan, Titel III Helms-Burton Act sengaja dirancang oleh Imperialis Amerika untuk menempatkan ekonomi Cuba dalam krisis berkepanjangan sebagai kelanjutan dari perang ekonomi yang dipaksakan oleh Amerika Serikat selama hampir 60 tahun.

Pihak RCG, yang rutin berkampanye tentang Cuba, melontarkan kritikan terhadap ExxonMobile yang setiap tahun mengeluarkan biaya dalam jumlah besar untuk melobi kebijakan yang ditujukan untuk mengatasi perubahan iklim.

RCG juga secara tegas membela masyarakat sosialis Cuba yang memimpin jalan keberlanjutan dan menyerukan untuk secara terbuka menentang semua perusahaan dan individu yang mencoba untuk mengambil keuntungan dari Helms-Burton Act.□

Facebook Comments