Westpapuanews.Org

Berita tangan pertama dari Tanah Papua

KOMNAS-TPNPBKrisis Sandera Pilot SusiAirPerang Gerilya TPNPB

Pasukan Kemerdekaan Papua TPNPB Kodap III Berhasil Menembak Mati 7 Anggota Terrorist Kriminal TNI di Kenyam – Kabupaten Nduga, Papua

Tiga Hari Serangan Pasukan TPNPB Berhasil Tembak mati 7 anggota kriminal kolonial TNI Di Keneyam Ibu Kota Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.


Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Komando Nasional, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Per 30 Mei 2023
Manajemen Markas Pusat Komando Nasional, Tentara Pembebasan Nasioal Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka telah terima laporan Resmi dari Komandan Battalyon Wesem “Tuan Napianus Kereba dan Yotam Bugniangge “ dari Keneyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga Bahwa Pasukan TPNPB dibawah Pimpinan Napianus Kerebeya dan Yotam Bugniangge telah melakukan serangan selama tiga hari berturut terhadap Militer dan Polisi Indonesia di Keneyam dan berhasil menembak 7 anggota TNI.

Hal ini telah dilaporkan langsung oleh mantan anggota TNI yang bergabung ke TPNPB yaitu “YOTAM BUGNIANGGE”. Yotam sangat muak dengan kejahatan aparat kriminal kolonial TNI yang telah membantai rakyatnya secara tidak manusiawi selama ini. Yotam Bugniangge langsung melaporkan ke KOMNAS TPNPB Sebby Sambom dari Keneyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga-Papua pada hari Senin tanggal 29 Mei 2023.

Berdasarkan laporan TPNPB dari KODAP III Ndugama Derakma, maka kami dari Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Secara Resmi Mengumumkan pada hari ini Selasa tanggal 30 Mei 2023.
Silakan ikuti laporan TPNPB KODAP III Ndugama Derakma diawah ini…!!!
TheTPNPBNEWS
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka. (TPNPB-OPM)
Kodap III Ndugama-Derakma
Per 27 dan 29 Mei 2023.
==============================
Di dilaporkan langsung dari medan perang KODAP III Ndugama-Derakma, Batalion Wesem dibawah Pimpinan Komandan Batalyon Tuan Napianus Kerebeya dan di laporkan langsung oleh Tuan Yotam Bugniangge bersama komandan operasi batalion Wesem Tuan Asbak.
Lapor, Pasukan TPNPB dari Ndugama terhitung dari tanggal, 26 Mei sampai tanggal 27 Mei 2023, kami lancarkan serangan kontak tembak dengan anggota kriminal kolonial TNI-Polri yang berada di ibu kota Kabupaten Nduga di Keneyam.

Pertama: kami serang pos penjagaan di Nogolad, dan tembak 3 orang anggota kriminal kolonial TNI dengan ukuran pas sasaran, dan juga kami tembak mobil brimob rintis Tambora kaca depan hancur, kemudian yang luka-luka kami belum pastikan. Hal ini kami lakukan pada tanggal 26 Mei 2023.

Kedua: Hari ini sabtu 27/05/2023 kami lakukan Penembakan terhadap Helicopter di kali Dibini, dan hal ini kami lakukan tepat Pukul 15:00 sore hari Waktu Papua.
Dalam serangan ini Kami menembak helikopter Milik TNI saat memantau posisi kami TPNPB dari atas udara, Militer Indonesia lakukan serangan udara dan setelah kami tembak mobil Brimob Rintis Tambora, dan 3 orang Anggota TNI pada tanggal 26 Mei 2023 itu. Wujud pembalasan TNI langsung Mereka siraman Peluruh dari udara sehingga kami pasukan TPNPB KODAP III Ndugama-Derakma balas tembakan terhadap helikopter sebanyak 15 peluru. Akibat tembakan kami yang mengenai sasaran membuat helikopter tersebut kembali ke ibu kota Kenyam Kabupaten Nduga karena takut melarikan diri.
Kata Yotam Bugniangge Benar kami tembak helicopter, tetapi ada kena anggota TNI/POLRI atau tidak karena begitu kena tembakan helikopter kembali ke ibu kota keneyam. Dan kami ketemu akan tembak TERORIS TNI/POLRI di wilayah Ndugama, baik dimana saja kami ketemu kami tidak kompromi. Kami ingatkan bahwa setiap perwira pangkat rendah juga harus memikirkan anak, istri mereka sedang mengharapkan ayah mereka kembali dengan selamat dari pada pulang dengan peti mayat nanti siapakah yang akan membiayai masa depan anak dan istrinya sementara elites perwira ber pangkat tinggi berpesta pora, makan minum manikmati kelamin wanita, bahkan mabuk-mabukkan sebab kematian kalian bukan mati demi tanah air tetapi mati tidak terhormat diatas tanah jajahan colonialism milik pribumi kulit hitam Papua Barat.


Ketiga: Pada hari ini Senin tanggal 29 Mei 2023 Yotam Bugiangge kembali melaporkan bahwa Pasukan TPNPB lanjut lagi dengan lakukan serangan ke Markas TNI di Kantor Koramil Kabupaten Nduga di Keneyam, dan serangan telah dilakukan tepat Pukul 12:08 siang hari di kampung Nogolaid dan saling serang Antara pasukan TPNPB VS TERORIS PENJAJAH TNI/POLRI telah terjadi. Kebanyakan Aparat kriminal kolonial lari terbirit-birit kaki pukul pantat karena takut mati sehingga aparat kriminal kolonial TNI/POLRI tembakan peluru tanpa arah. Karena saking gementar dan banyak yang kencing celana.


Dalam laporan ini, Yotam Bugiangge melaporkan Bahwa mereka telah tembak TERORIS TNI/POLRI, 7 orang tewas dan pihak pasukan TPNPB di pastikan tidak ada korban dalam baku tembak siang ini.
Komandan Battalyon Wesem “Napianus Kerebeya” membenarkan bahwa penyerangan dari tanggal 26, 27 dan 29 Mei 2023 itu murni kami TPNPB Batalion Wesem yang lakukan dan kami juga yang serang pos koramil Nduga, membuat pihak koramil tidak ada yang balas tembakan sampai berapa menit kemudian bantuan Brimob dari koteka yang datang balas tembakan, sehingga kami geser kampung Nogolaid sampai saling serang berapa jam, membuat, pihak TERORIS TNI/POLRI menggunakan Roket/balistik, Helikopter melakukan serangan udara, darat yang membabibuta dikampung Nogolaid. Karena TNI/POLRI kewalahan dan sangat malu karena takut mengejar anggota TPNPB maka rakyat civilians, kebun, perumahanan rakyat, rumah sakit dan rumah warga juga hancur jadi sasaran pelampiasan kemarahan mereka.

Click here to display content from YouTube.
Learn more in YouTube’s privacy policy.

Sementara itu KompaaTV media umum Indonesia sangat panik dan maluh sehingga meyebarkan berita kebohongan agar warga negara Indonesia tidak boleh tahu berita yang sebenarnya jika 7 anggota kriminal kolonial TNI telah mati tetapi tidak diberitakan agar istri, anak-anak, dan keluarga anggota TNI yang tertembak tidak boleh diketahui oleh rakyatnya sebab sangat menalukan sekali jika TNI/POLRI gementaran ketika mendengar TPNPB dan juga mati ditangan TPNPB.


Baku tembak terus sampai Pukul 15:00 sore kami berhenti, dan kami tidak akan berhenti perang terus sampai Indonesia akan mengakui Hak kemerdekaan Republik Papua Barat, Tutur Yotam Bugiangge.
Penanggungjawab Perang sekarang di Keneyam Komandan Battalyon Napianus Kerebeya dan komdan operasi Battalyon Wesem yaitu Tuan Asbak.
Demikian laporan resmi kami.
Penanggung jawab
Panglima TPNPB KODAP III Ndugama Darakma,
Brigjen Egianus Kogeya
================================
Dan Mayor Pemne Kogeya
=====================================
Komandan Operasi Kodap III Ndugama-Derakma

Awak media The TPNPBNEWS
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM Per 30 Mei 2023, dan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM Bertanggungjawab atas siaran Pers ini.
Diteruskan kepada semua Pihak oleh Jubir KOMNAS TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan terima kasih atas Perhatian serta kerja sama yang baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *