Tak rela rekannya tewas di tangan TPNPB, TNI balas bunuh warga sipil Puncak Jaya

TNI membunuh warga sipil di Kab Puncak Jaya Papua bernama Wendiman Wonda sebagai balasan atas gugurnya 15 Anggota TNI di tangan gerilyawan TPNPB.@WPNews

MULIA, Westpapuanews.OrgDesakan Ketua Komisi I DPR-RI  Mahfudz Siddiq dan Rapat Terbatas Presiden SBY dengan Menko Polhukam, Mendagri, Menlu, Mensesneg, Seskab, Panglima TNI dan Kapolri akhirnya membuahkan hasil.

Aparat Gabungan TNI-Polri atas perintah Panglima TNI dan Kapolri menembak mati puluhan warga sipil di Puncak Jaya dalam sebuah operasi tumpas sebagai jawaban atas tewasnya 15 Anggota TNI di tangan TPN-OPM pada 21 Februari 2013.

Tindakan mengalihkan sasaran tembak ke warga sipil ini terpaksa dilakukan karena fisik TNI-Polri sangat lemah dan tidak mampu mengejar pasukan TPN-OPM yang juga bersenjatakan senapan serbu seperti yang dimiliki TNI-Polri.

Salah satu korban rakyat sipil yang  dibunuh dalam operasi biadab ini adalah seorang petani bernama Wendiman Wonda.

Wendiman yang adalah petani, ditembak mati pada Minggu (03/03/2013) kemarin, kemudian para pembunuh berpose di depan jenazahnya sebagai tanda kemenangan dan pembalasan mereka atas tewasnya 15 Anggota TNI.

Aparat TNI kemudian, menggunakan cara klasik, meletakkan beberapu butir peluru dan sebuah magazen senjata serbu di dalam noken milik korban untuk meyakinkan publik bahwa korban adalah Anggota TPN-OPM.

Saat ini masyarakat sipil di Tingginambut, Sinak dan Yambi yang masih mengungsi di hutan-hutan terus dibantai oleh TNI-Polri sementara akses media massa, Gereja, Pemerintah Kabupaten dan LSM HAM dibatasi secara ketat oleh TNI-Polri.■

Berikut foto-foto korban yang diperoleh Redaksi Westpapuanews.Org :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.