Rakyat Timor Leste solidaritas untuk Tapol Papua ditangkap

14 kawan-kawan Timor Leste ditangkap karena mendukung pembebasan Tapol Papua di Dili

Rakyat Timor Leste yang mendukung pembebasan tanpa syarat Tapol Papua di Kalimantan didepan kedutaan besar Indonesia Fascist State telah ditangkap pada 14 Juny 2020 dan akan di sidang pada 23Juny 2020.

Ini mengambarkan bahwa Pemerintahan Timor Leste yang telah merdeka tetapi masih dijajah secara ekonomi oleh Indonesia dan imperialist USA, jangan heran dan kaget ketika seluruh media, pejabat pemerintahan Timor Leste ๐Ÿ‡น๐Ÿ‡ฑ dilarang untuk meliput, menyiarkan, atau memberikan dukungan kepada perjuangan rakyat Papua untuk Merdeka sebab jika kedapatan seseorang pejabat atau PNS yang bersuara maka dia akan dipecat secara tidak terhormat inilah yang sedang terjadi di pemerintahan Timor Leste saat ini.

Maka tidak heran jika kawan-kawan pejuang Timor Leste untuk Tapol Papua di penjarakan demi mengembirakan hati penjajah colonial Indonesia.

14 demonstran tersebut ditangkap pada saat melakukan aksi solidaritas di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dili berkaitan dengan pembebasan 7 Tapol West Papua. Massa demonstran yang tergabung dalam Front Maubere untuk Papua tersebut menuntut kepada pihak pemerintahan Indonesia untuk membebaskan semua TAPOL atau tahanan politik asal Papua dan berikan Hak Penentuan Nasib sendiri

Berikut nama-nama 14 demonstran tersebut:

  1. Moeses Soares Magno
  2. Moeses Pereira Silveiro
  3. Mardu Maubere
  4. Miguel Arcanjo
  5. Matias Maia
  6. Agripino Marรงal
  7. Apolinario da Costa
  8. Constantino de Jesus
  9. Canizio Lopes
  10. Dimingos Xavio A. da Cruz
  11. Doadvenas da C. Ximenes
  12. Joรฃo R. Magno
  13. Oscar Sanches Quintรฃo
  14. Narcicio Naraha

Mari saling mendukung.
Photo, VA Safi’i