Serogo Tabuni : Suara Goliath Tabuni di Youtube Palsu

Aktivis Papua Serogo Tabuni bertemu Jenderal Goliath Tabuni di Tingginambut.@WPNewsOrg

OXFORD, Westpapuanews.Org — Belum lama ini Intelijen Indonesia menyebarkan Video di situs Youtube berjudul “Tanggapan Panglima Tinggi OPM Terhadap KNPB”.

Dalam Video berdurasi 4 menit 56 detik itu disajikan pertanyaan tertulis dari Redaksi dan jawaban berupa suara dari sosok tidak kelihatan yang diklaim sebagai Panglima Tinggi TPN-PB Jenderal Goliath Tabuni. (Nonton video disini).

Sosok yang diklaim sebagai Goliath Tabuni dalam wawancara tersebut terdengar mendiskreditkan Mahasiswa Papua dan beberapa Organisasi Perlawanan Rakyat Papua seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Dewan Adat Papua (DAP) dan Presidium Dewan Papua (PDP).

Beberapa Tokoh Pergerakan Papua Merdeka juga didiskreditkan. Mereka diantaranya Mathias Wenda, Benny Wenda, Abubakarak Wenda dan Yor Kogoya.

Sosok Goliath Tabuni ini juga mengkritisi penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua dan bahkan secara mengejutkan menolak Bendera Bintang Kejora.

Apakah benar suara dalam Wawancara Eksklusif  itu adalah suara Goliath Tabuni?Serogo Tabuni, Aktivis Free Papua Movement di Oxford, Inggris Raya mengatakan, suara di Video tersebut bukan suara Goliath Tabuni.

“Suara itu palsu, bukan suara Jenderal Goliath Tabuni. Saya pernah hidup dengan beliau di medan tempur dan saya pastikan suara itu bukan suara beliau,” jelas Serogo Tabuni kepada Westpapuanews.Org, Senin (05/12) pagi.

Serogo bahkan mengklaim memiliki rekaman suara asli milik Goliath Tabuni yang bisa dijadikan pembanding.Dari penelusuran Westpapuanews.Org, Video ini merupakan Video Propaganda Intelijen Indonesia yang dibuat untuk menghancurkan Gerakan Papua Merdeka melalui pembentukan opini tandingan.

Suara yang diklaim sebagai suara Goliath Tabuni ternyata sama dengan suara sosok tidak kelihatan yang selama ini suka menyebarkan rekaman Mob atau guyonan khas Papua dengan “Logat Wamena”.

Video ini dipublikasikan tanggal 10 Juli 2016 dan saat berita ini ditulis, sudah ditayangkan di situs Youtube sebanyak 25.641 kali.■

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.